Selamat atas keberhasilanmu
Aku tau ini adalah salah satu impianmu dan keluargamu. Aku cukup gembira melihatmu bisa tersenyum, tapi di balik senyum itu terlintas kenangan kita lalu.
Kamu ingat dulu kita berdua masi belajar arti sebuah kedewasaan, kemudian kita belajar arti dari sebuah hubungan. Lambat laun kita belajar memahami kesetiaan, tapi semua itu tak ada hasilnya. Kamu tau kenapa? ibarat aku menanam sebuah bibit, yang pada awalnya aku pupuk dan sirami tiap hari dengan kasih sayang, walaupun terkadang ada hujan dan badai yang menghempasnya, aku tetap bertahan begitupun bibit itu. Tapi ketika ia tumbuh menjadi pohon yang rindang dan berbuah aku tidak bisa menikmati keteduhan dan manis buahnya. Yah... Sprti itu lah hubungan kita, yang pada mulanya kita jaga dan kita pupuk, dari kamu belum menggapai impianmu hingga kamu mendapatkannya. Dari kita menghadapi kesusahan bersama hingga kita bisa melaluinya. Tapi, hanya gara-gara hal yang tak jelas duduk permasalahannya, tiba-tiba kamu menegaskan arti hubungan kita selama ini.
Aku tak menyesali akan keputusanmu yang tegas, karena apa? Karena aku ingin berterimakasih atas itu semua, sebab kamu telah mengajarkan dan menyadarkan aku arti sebuah kesetiaan.
Kamu tau? "DIBALIK LELAKI YANG HEBAT ADA WANITA YANG KUAT"
Aku yakin dengan pepatah itu. Karena jika saat ini kamu mundur untuk menjadi WANITA YANG KUAT buat ku, aku tak menyesalinya. Karena di salah satu tempat di bumi ini ada wanita hebat dengan kesabarannya yang sedang menungguku.
Terimakasih untuk semuanya
Sampai jumpa di hari ketika aku menjadi orang yang hebat dan mendapatkan wanita yang kuat.