Minggu, 29 Maret 2020

CERPEN

"SAUDAGAR KAYA"


Di desa Nagasa, ada saudagar yang sangat kaya raya, dan pada suatu hari dia ingin berlibur ke Jakarta untuk menikmati indahnya Ibukota dan untuk bersilaturahmi dengan saudara-saudaranya yang bertempat tinggal di Jakarta.
Tiba saat dimana si kaya raya untuk pertama kali menaiki pesawat terbang, ia lalu memilih tempat duduk dan duduk di tempat itu tanpa memperdulikan apa pun.
            Tiba-tiba datanglah seorang pramugari menghampirinya dan bertanya “ Permisi mbak boleh lihat tiketnya ?” dengan mengulurkan kembali, dengan wajah bingung ia menyerahkan tiketnya dan menjawab " Buat apa mbak ?", " Maaf mbak, tempat duduk ayah bukan di sini tapi di belakang ... ", kata pramugari, dengan marah saudagar berkata " Saya ini sudah menerima, emang kamu siapa Suruh-Suruh Saya Pindah !?”, menyanyikan pramugari pun DENGAN sabar Berkata DENGAN nada halus‘ Saya pramugari mbak ... ’, DENGAN Wajah bingung besarbesaran Berkata‘ Apa ITU pramugari ’, menyanyikan pramugari Menjawab“ pramugari Adalah pelayan di Pesawat Terbang", Dengan percaya diri, saudagar mengatakan" Oalah, kamu itu pelayan kok berjuang-beraninya ngatur-ngatur saya ... "

            Sang pramugari yang sebelumnya berdepat dengan saudagar kaya itu pun lalu menghampiri pilot dan meminta bantuan agar tidak terjadi.

            Pilot bertanya pada si saudagar " Maaf mbak, tiket yang mbak berhak untuk kelas ekonomi yang ada dibelakang ... ", dengan percaya diri saudagar menjawab " Lha kamu siapa kok juga nyuruh-nyuruh saya ... ???" . “ Saya ini yang mengemudikan pesawat pak ”, kata pilot, dengan beraninya saudagar menjawab “ Malah kurang ajar ya kamu, supir aja nyuruh orang pindah tempat duduk ”.

            Sang saudagar tetap keras kepala tidak mau pindah tempat duduk, orang yang satu desa minta Pak Wildan, lalu senyum ramah pak Wildan menyapanya “ Selamat siang mbak, mbak dari desa ya? ", Sang saudagar menjawab" Benar pak, kamu kenal saya? ", " Siapa sih yang gak tau embak, ngomong-ngomong mbak mau kemana ? " berkata Pak Wildan, bernyanyi sambil menjawab " Saya mau ke Jakarta ", sambil menunnjuk ke belakang Pak Wildan berkata: " Lho, mbak mau ke jakarta ke, kalo ke jakarta duduk di belakang, mbak, kalo duduk di sini untuk yang menangani medan ..." " Ooo, begitu ya, aku pindah ke belakang saja kalo begitu, terima kasih ya, untung ada kamu, kalo gak aku bisa kesasar nih .." katakanlah sang saudagar dengan malu-malu.

            Kemudian sang pilot dan pramugari pun tertawa bersama melihat sang saudagar itu.

LATIHAN SOAL BAHASA INDONESIA

12345678910