Minggu, 14 Februari 2016

TAKDIR

"Takdir" satu kata yang penuh dengan makna. Terkadang aku bertanya akan sebuah takdir. Apa itu takdir? Bagaimana takdir itu? Banyak buku dan lisan yang memaparkan akan sebuah takdir. Dan semuanya mengatakan bahwa itu adalah jalan hidup seseorang. Lalu apakah ini adalah takdirku? Selalu ditempatkan dijalan yang tak berujung. Tak mungkin aku berbalik arah, karena sudah terlalu jauh kaki ini melangkah. Aku tak pernah menyesali akan takdir yang ku terima, namun hanya waktu yang terkadang mempermainkanku. "Tik tok tik tok tik tok" ia mengejekku. Walaupun aku berusaha menutup kedua telingaku, tapi suara itu tetap terdengar. Tidakkah cukup aku menyusuri jalan ini? Atau seberapa jauh jalan yang harus kutapaki?
Aku hanya makhluk biasa yang punya rasa iri ketika melihat orang lain menemukan ujung jalannya. Dan aku juga punya rasa sedih, ketika aku sendiri tak menemukan ujungnya. Aku rindu dengan diriku yang dulu, yang selalu bisa mencari jalan yang berujung. Tapi kini semua jalan tertutup untuk ku.
Kini aku sendirian, berusaha untuk berjalan walau tertatih. Menyusuri jalan-jalan yang tak berujung.
Sebuah harapanlah yang sampai saat ini membuatku bisa bertahan. Harapan yang kudekap dan kusimpan dalam raga ini. Aku pasti bisa menghadapi 'takdir' ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar